JAMBERITA.COM - Rencana awal Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi di TA 2019 akan mengoptimalisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Karena menurut Kepala Bappeda Provinsi Jambi Doni Iskandar yang baru saja dilantik ini, banyak sekali aset aset Pemprov Jambi yang memiliki daya tarik serta berpotensi untuk investasi.
"Ternyata banyak aset aset provinsi Jambi yang idle (pasif, red), (diantaranya) sekarang ini eks Angso Duo, Sungai Gelam dan Ujung Jabung," ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (11/12/2018).
Akan tetapi saat ini, kata Doni mereka tengah mendiskusikan persoalan tersebut dan langkah mana yang harus difokuskan. "Saya punya target dua tahun pertama dulu, yang mana yang harus kita dahulukan," jelasnya.
Sepengetahuannya, setelah dia meninggalkan kursi jabatannya di lingkungan Pempov Jambi 5 tahun lalu, dan kini menjadi Kepala Bappeda bahwa PAD Provinsi tidak terlalu signifikan meningkat.
"Lebih banyak transfer dari pusat, APBD sebesar Rp 4,8 T justru tidak menunjukkan tingkat kemandirian yang meningkat," katanya.
Untuk itu dia mengaku akan mengoptimalkan aset aset daerah yang ada, terutama harus berkordinasi terlebih dahulu. "Tentunya dengan pak gubernur dulu ya," pungkasnya.(afm)
Natal dan Tahun Baru 2019, Satgas Pangan Provinsi Jambi Pantau 2 Pasar Tradisional Ini
BNNP Jambi Bekuk 2 Bandar, Heru: Modusnya Buang HP Setelah Selesai Pakai
Hadiri FGD Pemilu Damai 2019, Karo OPS Polda Jambi Sampaikan Ini
Polda Jambi Raih Gelar Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2018
Peringati Hari Anti Korupsi, Kejati Jambi Klaim Selamatkan Uang Negara Rp1 M


Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi


